Militer Zionis Selasa (25/7/2023) dini hari menembak mati tiga pemuda Palestina.
Menurut laporan televisi al-Masirah, Tariq Silmi mengatakan, gugurnya pejuang Palestina akan memperluas jalan pengorbanan dan muqawama.
Silmi mengatakan, bangsa dan muqawama Palestina tidak akan menyerah melawan Zionis, dan perjuangan akan berlanjut hingga pembebasan al-Quds al-Sharif.
Jubir Jihad Islam ini mengingatkan, darah syuhada menghidupkan semangat jihad dan perjuangan di hati kami, dan membuat kita semakin yakin dan tidak ragu melanjutkan jalan ini.
Sebelumnya Abdul Latif al-Qanou, Juru Bicara Hamas menegaskan, kejahatan pembunuhan sejumlah pahlawan perlawanan di Nablus setelah konflik dengan pasukan pendudukan akan ditambahkan ke dalam catatan kejahatan yang dilakukan oleh kabinet fasis rezim Zionis dan agresinya terhadap bangsa Palestina.
Ia menegaskan bahwa darah para syuhada ini tidak akan terbuang percuma dan akan berubah menjadi api dan bubuk mesiu yang akan menghancurkan penjajah dan pemukim Zionis, dan cepat atau lambat musuh akan membayar kejahatan mereka.
342/